Zonarepublik.com, Pesawaran – Dalam pengelolaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) Kepala Sekolah Rianti SMPN 4 Pesawaran Provinsi Lampung Diduga kuat terjadi indikasi penyimpangan sehingga mengakibatkan kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah. Sabtu 27 April 2024
Berdasarkan data pelaporan pertanggung jawaban dalam pengelolaan belanja dana BOS di SMPN 4 Pesawaran Tahun anggaran 2020, 2021, 2022 dan 2023 sangat di duga menunjukkan adanya dugaan indikasi korupsi
Berdasarkan Permendagri No. 24/2020, tentang pengelolaan dana BOS pada Pemerintah Daerah (Pemda), Permendagri No 27/2021, tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022. Dan yang terakhir Permendagri No 24/2020 mengatur tentang Tata Kelola Pencatatan, Penatausahaan, dan Pertanggung Jawaban Keuangan BOS
Semua terungkap dari beberapa keterangan sumber, murid dan wali murid di SMPN 4 Pesawaran dalam penjelasan nya yang minta tidak di sebutkan dalam pemberitaan, sekarang anak saya sudah kelas sembilan (9) tapi belum pernah menerima buku yang di bagi sekolah, tapi kalau di letakkan di perpustakaan sekolah dengan setiap tahun di anggarkan untuk pengadaan buku sangat tidak mungkin
Lanjud sumber, memang ada beberapa mata pelajaran ada guru yang megang buku baru itu pun jumlah nya tidak banyak dan sistem nya bergilir setiap kelasnya, jadi sangat tidak masuk akal kalau anggaran nya sebesar itu dan setiap tahun juga di anggarkan. Terang siswa
Belum lagi 2020 sampai 2022 kan masuh pandemi covid-19 yang membuat sekolahan memang di libur kan secara nasional tidak melakukan kegiatan sama sekali jadi kalau ada anggaran nya patut di pertanyakan juga. Paparnya
Untuk tenaga pengajar kayak nya memang ada 44 kalau sistem pembayaran gaji nya kurang paham tapi kalau dari data yang di sebutkan tadi per tiap tahap nya selalu berubah-ubah perlu juga di evaluasi dalam penyaluran nya, Dan untuk administrasi kurang paham coba langsung di tanya pada kepsek aja. Tutupnya
Untuk di ketahui pada Tahun 2020 SMP negeri 4 mendapatkan anggaran sebesar Rp 217.140.000, untuk Jumlah Guru & Tenaga Pendidikan 44 dan Jumlah Siswa Penerima sebanyak 658.
Tahap 1
* pengembangan perpustakaan Rp 900.000
* kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 7.040.000
* kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 14.489.200
* administrasi kegiatan sekolah Rp 44.755.521
* pembayaran honor Rp 60.900.000
Total Dana Rp 217.140.000
Tahap 2, Jumlah Siswa Penerima 658
* pengembangan perpustakaan Rp 115.983.000
* kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 18.700.000
* administrasi kegiatan sekolah Rp 24.123.000
* pembayaran honor Rp 101.500.000
Total Dana Rp 289.520.000
Tahap 3, Jumlah Siswa Penerima 646
* penerimaan Peserta Didik baru Rp 11.595.000
* kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 10.800.000
* kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 4.329.600
* pembayaran honor Rp 81.200.000
Total Dana Rp 213.180.000
Untuk di ketahui pada Tahun 2021 SMP negeri 4 mendapatkan anggaran sebesar Rp 212.520.000
Tahap 1, Jumlah Siswa Penerima 645
* pengembangan perpustakaan Rp 1.170.000
* kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 6.000.000
* administrasi kegiatan sekolah Rp 60.913.000
* pembayaran honor Rp 54.900.000
Total Dana Rp 212.520.000
Tahap 2
Jumlah Siswa Penerima 644
* penerimaan Peserta Didik baru Rp 1.700.000
* pengembangan perpustakaan Rp 112.217.600
* kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 2.760.000
* administrasi kegiatan sekolah Rp 57.307.400
* pembayaran honor Rp 85.725.000
Total Dana Rp 283.360.000
Tahap 3, Jumlah Siswa Penerima 615
* pengembangan perpustakaan Rp 2.224.100
* kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 4.050.000
* kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 27.840.250
* administrasi kegiatan sekolah Rp 50.702.697
* pembayaran honor Rp 60.400.000
Total Dana Rp 202.950.000
Untuk di ketahui pada Tahun 2022 SMP negeri 4 mendapatkan anggaran sebesar
Rp 202.950.000
Tahap 1, Jumlah Siswa Penerima 615
* pengembangan perpustakaan Rp 2.100.000
* kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 3.854.000
* kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 21.481.800
* administrasi kegiatan sekolah Rp 61.117.500
* pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 23.400.000
* pembayaran honor Rp 51.450.000
Total Dana Rp 202.950.000
Tahap 2, Jumlah Siswa Penerima 615
* pengembangan perpustakaan Rp 105.604.700
* kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 2.625.000
* kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 26.148.200
* administrasi kegiatan sekolah Rp 12.877.500
* pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 3.100.000
* pembayaran honor Rp 85.750.000
Total Dana Rp 270.600.000
Tahap 3, Jumlah Siswa Penerima 615
* pengembangan perpustakaan Rp 2.800.000
* pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 30.600.000
* pembayaran honor Rp 68.600.000
Total Dana Rp 202.950.000
Untuk di ketahui pada Tahun 2023 SMP negeri 4 mendapatkan anggaran sebesar
Rp 342.100.000
Tahap 1, Jumlah Siswa Penerima 622Jumlah Siswa Penerima 622
* pengembangan perpustakaan Rp 88.490.000
* pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 10.250.000
* pembayaran honor Rp 154.560.000
Total Dana Rp 342.100.000
Tahap 2
Jumlah Siswa Penerima 622
* pengembangan perpustakaan Rp 54.850.000
* pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 7.970.000
* pembayaran honorRp 101.760.000
Total Dana Rp 257.587.500
Harapan kami baik dari wali murid SMPN 4 Pesawaran supaya di lakukan pengecekan ulang oleh instansi terkait untuk memperkecil kerugian negara dalam penyaluran anggaran dana BOS, bila mana di temukan penyimpangan supaya bisa di lakukan penindakan dengan langkah hukum yang berlaku. Tutup nya
Untuk mendapatkan informasi yang akurat team telusur media zonarepublik.com melakukan kordinasi dan konfirmasi pada Kepala Sekolah Rianti SMPN 4 Pesawaran dalam pesan Whatsap nya menjelaskan, Maaf baru buka WhatsAp nya, dari kemarin sedang banyak kerjaan anak-anak sedang ulangan. Kilahnya
Sampai berita ini di tayangkan kepala sekolah SMPN 4 Pesawaran Rianti belum memberikan keterangan terkait penggunaan anggaran dana BOS nya.





