PMD Pesawaran Diduga Main Mata Dalam Ungkap Kasus BUMDES Baturaja

Zonarepublik.com, Pesawaran – Memastikan keseriusan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( PMD ) Kabupaten Pesawaran untuk mengungkap dan membuka dengan secara transparan BUMDES Jaya Bersama Desa Baturaja Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung team telusur media ini memenuhi undangan dari Team tiga ( 3 ) PMD Hulfa Aries Triana, MM. Rabu 29 Mei 2024

 

Bacaan Lainnya

 

Team tiga ( 3 ) PMD Hulfa Aries Triana, MM. Saat di temui diruangan kerjanya menjelaskan, kami sudah melakukan klarifikasi di Desa Baturaja memang jadwal kita di hari Rabu untuk turun langsung tapi berhubung pak Kades Baturaja Amrullah ada kegiatan di provinsi dari haribRabu sampai Jum’at jadi di majukan di hari selasa 28 Mei 2024 untuk klarifikasi

 

 

Hulfa Aries Triana, MM, dalam klarifikasi kemaren Kepala Desa Baturaja Amrullah menjelaskan pada kami terkait dugaan pemotongan yang di sampai kan oleh Direktur BUMDES ” MF ” itu bukan pemotongan tapi penyertaan modal Rp 35.000,000 itu untuk penyertaan modal yang di serahkan melalui rekening bukan secara tunai dan itu tertuang dalam laporan anggaran mereka dari rekening kepala desa ke rekening BUMDES.

 

 

Untuk anggaran dana BUMDES sebesar Rp 250.000,000 juta yang bersumber dari Rp 150.000,000 juta dari Dana Desa dan 100.000,000 juta dari dana gadis, dan di bagi 4 unit usaha yaitu: Pamsimas, penggemukan sapi atau ternak sapi, air mineral, peternakan Lovebird. Dalam perjalanan nya unit usaha ini tinggal sekarang penggemukan sapi, tarub dan korsi itu yang di sampaikan oleh kepala Desa Baturaja Amrullah. Paparnya

 

 

Keterangan kepala untuk peternakan dan penggemukan sapi, untuk awal dua ( 2 ) ekor dan dalam proses perjalanan nya menjadi 5 ekor dan sekarang sisa 2 ekor lagi yang lain nya mati, kalau rincian nya saya gak terlalu saya liat anggaran nya apa dari dana gadis apa dari dana desa,tapi saya liat memang ada untuk pembelian sapi, tapi kami belum turun langsung ke lokasi karna kemaren kami datang memang sudah sore sekitar ashar di rumah pak kade. ungkapnya

 

 

Masih keterangan Hulfa Aries Triana, MM, Kami juga sudah sampaikan ke pak kades Amrullah nanti kami akan turun lagi, untuk rincian persisnya belum kami tangani baik dari yang bersumber dari dana desa dan dana gadis karna kami fokus di dugaan pemotongan itu saja, jadi setelah rame pemberitaan itu langsung kami buka data laporan nya secara online itu makanya kami langsung turun.

 

 

Kalau untuk pembelian sapi kemaren itu dalam laporan nya ada yang harga Rp 20.000,000 juta dan ada yang Rp 15.000,000 untuk harga awal pembelian nya, karna dalam unit usahanya bunyi peruntukan peternakan dan penggemukan samping jadi pasti ada prosesnya, ada tempatnya dan ada alat nya untuk kelengkapan nya yang bersumber dari dana gadis. Kalau unit usaha yang bersumber dari Dana Desa 150.000,000 secara rincinya di buka tarub dan korsi ,dan Pamsimas kayak nya. tutup Hulfa Aries Triana, MM

( Edi )

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *