Zonarepublik.com, Pesawaran – Dana Desa yang digelontorkan oleh pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Desa, beda halnya dengan perealisasian anggaran dana Desa Kalirejo, Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung diduga dijadikan ajang korupsi oknum PJ Kades setempat, (Sabtu -7-12-2024 )
Adapun yang menjadi sorotan JWI Jajaran Wartawan Indonesia DPW Lampung yang diketuai oleh Rudi Sapari A.s adalah sebagai berikut :
Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 17.350.000
Pengembangan Sistem Informasi Desa Rp 9.900.000
Penyediaan Insentif/Operasional RT/RW Rp 67.500.000
Pembinaan PKK Rp 11.664.000
Pengadaan/Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa (pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda/patroli dll) ** Rp 5.475.000
Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp 4.500.000
Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp 355.000
Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp 5.539.000
Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp 5.000.000
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa** (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst) Rp 15.000.000
Pembuatan Rambu-rambu di Jalan Desa Rp 20.800.000
Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Misal : Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga, dll) Rp 6.600.000
Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 29.600.000
Rudi menjelaskan kepada awak media ini, saya mendapat laporan dari masyarakat Kalirejo untuk bisa turun guna mengkroscek dalam penggunaan dalam realisasi tahun anggaran 2024 yang sangat diduga kuat di salah gunakan oleh PJ kepala desa.
Lanjud nya, Dalam waktu dekat ini, saya akan segera turunkan team investigasi untuk melakukan penelusuran cek fakta sesuai data realisasi, apabila ditemukan adanya dugaan korupsi akan saya lengkapi berkas dan laporkan kepada pihak inspektorat untuk melakukan pemeriksaan secara rinci dan detail, jelas Rudi Sapari
Guna keberimbangan pemberitaan team media ini melakukan kordinasi dan konfirmasi kepala Desa Kalirejo melalui pesan Whatsap nya dengan adanya sorotan JWI walau dalam keadaan aktif dan dibaca PJ kades tidak memberikan hak jawab nya sampai berita di terbitkan.
( Edi Wijaya )





