Badan Himpunan Pekon Bumi Arum Bungkam Saat Ditanyakan Soal Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Zonarepublik.com, Pringsewu – Diam yang menyesakkan. Itulah respons yang diberikan oleh Ketua Badan Himpunan Pekon (BHP) Pekon Bumi Arum, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Andi, ketika dikonfirmasi mengenai dugaan penyimpangan anggaran dana desa yang diduga telah merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Kamis 13 November 2025

 

Bacaan Lainnya

Bukannya memberikan pencerahan, sang ketua badan pengawas justra memilih tutup mulut. Padahal, pemberitaan yang bergulir di masyarakat telah menyoroti keras realisasi anggaran dana desa yang diduga tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Dugaan ini bukanlah isapan jempol belaka, tetapi berpotensi menyebabkan kebocoran dana negara yang nilainya fantastis.

 

Tim media telah berusaha melakukan koordinasi dan konfirmasi kepada Andi melalui sambungan pesan WhatsApp. Nyatanya, meskipun pesan terbaca dan statusnya aktif, tidak ada secuil pun tanggapan atau penjelasan yang diberikan. Pertanyaan krusial tentang fungsi pengawasan BHP, mulai dari tahap perencanaan hingga pembelanjaan dalam realisasi anggaran dana desa, dibiarkan menggantung tanpa jawaban.

 

Diamnya BHP Bumi Arum ini bukannya meredakan situasi, justru menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat dan media. Apakah BHP, yang seharusnya menjadi ujung tombak pengawasan dan perwakilan suara masyarakat, telah menjalankan peran sertanya dengan benar?

 

Keheningan ini terasa sangat janggal. Seharusnya, ketika isu sedemikian serius mencuat, seorang pengawas akan berada di garda terdepan untuk memberikan transparansi dan memastikan akuntabilitas. Masyarakat Bumi Arum berhak mendapatkan kejelasan. Ke mana larinya ratusan juta rupiah uang mereka? Apakah benar telah terjadi maladministrasi atau bahkan tindakan yang tidak terpuji?

 

Pilihan BHP untuk bungkam bukannya tanpa konsekuensi. Sikap ini justru semakin menguatkan dugaan adanya ketidakberesan dan mengikis kepercayaan publik yang telah dibangun. Jika BHP tak mampu menjawab pertanyaan rakyatnya, lalu untuk apa lembaga ini hadir?

 

Masyarakat Bumi Arum menunggu penjelasan. Otoritas yang lebih tinggi diharapkan segera turun tangan mengusut tuntas dugaan penyimpangan ini. Diam bukanlah jawaban ketika uang rakyat dan negara dipertaruhkan. Kebisuan sang pengawas adalah alarm keras bahwa sesuatu mungkin benar-benar tidak beres di balik tirai anggaran Desa Bumi Arum.

 

Diberitakan sebelumnya dengan link berita di bawah ini :

1. https://zonarepublik.com/dugaan-korupsi-dana-desa-ratusan-juta-masyarakat-bumi-arum-pringsewu-siapkan-pelaporan-ke-otoritas/

 

By : Edi Wijaya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *