Zonarepublik.com, Pesawaran – Viral berita terkait bonus atlet Porprov asal kabupaten pesawaran Lampung yang belum dibayarkan.
Bahkan, di salah satu akun Instagram @iborss mendadak ditonton ratusan ribu nitizen.
Bahkan, Video yang diunggah pada Senin, 10 April ini mendapatkan ribuan coment.
Dalam video unggahannya, nampak perwakilan pengurus Cabang Olahraga yang diketahui bernama Matrohupi yang didampingi puluhan Pengurus dan atlet pesawaran sedang berdialog dengan Kadispora Pesawaran.
Matrohupi, adalah ketua Pengurus Cabang Olahraga Hapkido Pesawaran periode 2019-2024.
Dikonfirmasi media ini, Matrohupi yang akrab disapa Bang ipi menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
“Kami ( Pengurus Cabang Olahraga dan Atlet) hanya konfirmasi kepada Kepala Dinas Pemuda olahraga sebagai leading sektor yang menangani olahraga di Pesawaran,” ujarnya.
Dari hasil konfirmasi ini, lanjut nya, didapati keterangan bahwa bonus yang selama ini dijanjikan pemerintah kabupaten pesawaran ternyata memang belum direalisasikan.
Bahkan, bukan hanya itu, besaran bonus yang semula dijanjikan Rp20 juta untuk Medali Emas, Rp10 juta untuk Perak dan Rp5 juta untuk perunggu bagi atlet Pesawaran yang bertanding pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Lampung tahun 2022, ternyata berubah.
” Kami dapat keterangan dari Kadispora, bahwa Bonus medali emas hanya Rp5 juta, Perak Rp3 juta dan Perunggu Rp2 juta, inilah yang membuat atlet bereaksi,” ucap Bang ipi.
Lebih miris lagi, tambahnya, ternyata bonus inipun belum jelas kapan mau dicairkan.
“Menurut keterangan Kadispora pesawaran, Kemungkinan bulan Juni atau Juli baru bisa dicairkan.”
Mendengar penjelasan ini, pengurus Cabor dan atlet yang hadir, sontak menolak, bahkan ada beberapa yang bereaksi secara keras.
Meski sempat bersitegang, akhirnya pertemuan diakhiri dengan kesepakatan bahwa pihak Dinas Pemuda dan Olahraga secepatnya akan segera berkonsultasi kepada Bupati Pesawaran untuk mencarikan solusi terkait reward yang sudah dijanjikan ini.
Dipenghujung, Bang Ipi berharap pengurus cabor beserta seluruh atlet bersabar, dalam menanti kebijakan orang nomor satu di Bumi Andan Jejama ini.
Bahkan lebih jauh, ia khawatir, jangan- jangan ada pihak yang sengaja ingin merusak nama Bupati Dendi Ramadhona di penghujung masa jabatannya.
” Ini bahaya untuk nama Bupati, dipenghujung masa jabatan Bupati Dendi, jangan – jangan ada yang sengaja akan merusak, dengan alasan anggaran yang tidak tersedia,” ungkap mantan sekum KONI Pesawaran ini.
Karenanya, ia berharap, Bupati segera mengambil langkah konkrit dan tegas serta tuntas, dalam mewujudkan komitmen nya terhadap masyarakat olahraga di Bumi Andan Jejama. (*/Rilis)





