Zonarepublik.com, Pesawaran – Dana BoX yang di kelola oleh Puskesmas Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung Terindikasi adanya penyimpangan tahun pengelolaan 2023 2024 ,hal sehubungan dengan adanya informasi dan temuan tim di lapangan yang telah dikumpulkan dalam perealisasian anggaran dana box tersebut,maka untuk meng akurat kan Data dan fakta harus di sertai keterbukaan informasi publik.
Hal itu dikatakan oleh Mahmudin selaku ketua DPC PWRI persatuan Wartawan Republik Indonesia Kabupaten Pesawaran pada Jumat 3 Januari 2024, Agar informasi yang diterima dapat lebih akurat tentunya yang kita butuhkan adalah data dan dokumen terkait dengan penggunaan dana box Puskesmas yang ada di kecamatan kedondong dan terkait data informasi ya jelas itu sudah di atur di dalam undang undang,seperti mereka menggunakan anggaran tersebut juga sudah ada aturan nya jadi jangan semau mau saja.
Dikatakan,oleh mahmudin dana BOK tersebut mestinya digunakan untuk membiayai lima program, masing – masing pemberian makanan tambahan berbahan pangan local, perbaikan gizi masyarakat, upaya deteksi dini preventif dan respon penyakit, membayar insentif tenaga kesehatan, penguatan kolaborasi puskesmas dengan klinik pratama dan tempat praktik mandiri dokter dalam pelayanan program prioritas, serta manajemen puskesmas, namun dilakukan pengalihan anggaran untuk membiayai program lainnya.
Iya saya sangat menyayangkan kebijakan oknum pimpinan yang diduga mengalihkan penggunaan ,dan tentunya kami Menduga anggaran dana BOK untuk membiayai program di luar juknis, maka dalam waktu dekat ini kami secara prosedur akan menyurati Kepala Puskesmas kecamatan kedondong agar opini dan informasi yang didapat tidak simpang siur maka kita harus meminta klarifikasi dari pihak Puskesmas sebatas mana kebenarannya informasi yang kita dapat.pungkasnya
Guna keberimbangan pemberitaan team media melakukan kordinasi dan konfirmasi dengan kepala puskesmas Kedondong melalui pesan Whatsap nya di nomor pribadi nya tidak memberikan jawaban sampai berita ini di terbitkan.
( Edi Wijaya )





