Ketua Gepak Lampung Kecam Keras Dugaan Pemalsuan dan Dobel Job PPPK

Zonarepublik.com, Pesawaran – Semakin ramainya pemberitaan terkait dugaan AI diduga telah bekerja pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di PLN Rayon Pringsewu selaku Biller (cater), dan pada tahun 2025 kini AI juga telah lulus dalam seleksi PPPK dan sudah menerima Surat Keputusan PPPK bahkan sudah menerima Gaji dari jabatan ASN PPPK. Menjadi perhatian serius dari kalangan lembaga. Kamis 03 juli 2025

 

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi Ketua Gepak Lampung; Wahyudi mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan apabila seandainya ada oknum ASN PPPK yang bekerja rangkap, terlebih pekerjaan tersebut masih dalam satu naungan pemerintahan, seperti ASN PPPK dan BUMN.

 

“Hal ini tentu akan mempengaruhi kedisiplinan pegawai ASN untuk membagi jam kerjanya, dan juga melanggar Peraturan Bupati (Perbup) No 44 tahun 2024 tentang Disiplin Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)”, Jelasnya.

 

Lanjud Wahyudi, setelah saya pelajari semua data yang di dapat team kami tertera di surat pengunduran diri AL dari cater PLN Pringsewu pada 1 Mei 2025 tapi fakta dalam laporan kerja di PLN Pringsewu pada tanggal 30 Juni 2025 masih tertera, dan kami patut mencurigai surat pengunduran diri AL yang di sampaikan di dinas pendidikan pesawaran itu hanya formalitas ( surat pengunduran diri palsu ) . Tegas nya

 

Bila memang surat pengunduran diri AL sudah di ajukan pada PLN rayon Pringsewu mestinya di dalam laporan hasil kerja yang di cantum kan PLN rayon Pringsewu sodara AL sudah tertera apa lagi sudah hampir 2 bulan ini. Tegas Wahyudi

 

Saya berharap agar Dinas Terkait untuk segera melakukan pengecekan data ASN PPPK dan menindaklanjuti hasil Temuan dari TIM Media tersebut, begitu juga dengan pihak PLN rayon Pringsewu,” Pungkasnya.

 

iberitakan sebelumnya dengan link berita di bawah ini:

1. https://zonarepublik.com/asn-pppk-di-pesawaran-jadi-sorotan-publik-diduga-double-job/

2. https://zonarepublik.com/terkait-dugaan-oknum-asn-double-job-ini-tanggapan-dinas-pendidikan/

By : Edi Wijaya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *