Zonarepublik.com, Pesawaran,- Seakan tiada henti polemik bantuan beras melalui Kementerian Sosial yang bertujuan pemulihan pasca terdampak pandemi covid-19 kali ini terjadi di Desa Grujugan, Kecamatan Negrikaton, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung sangat tidak jelas Dalam realisasinya. Sabtu 10 Juni 2023
Sumber yang berinisial R, T, M, P dan beberapa BPD inisial M dan A menjelaskan pada pewarta media ini, pengelolaan bantuan beras dari Dinas sosial sebelum hari raya kemaren kabarnya Desa Grujugan mendapat sebayak 260 sak beras, kami sebagian Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) menduga kuat tidak tepat sasaran dalam penyaluran, hingga Sangat tidak transparan, kami duga di selewengkan baik dari Kadus dan Sekdes hingga Prangkat Desa lainnya. Ungkapnya
Lanjud sumber menjelaskan kami turun langsung ke masyarakat untuk mencocokkan data penerima bantuan beras dan lansung menanyakan pada KPM bantuan beras, dalam temuan kami di lapangan untuk Dusun Kota Baru Selatan penerima bantuan 74 KPM dan Yang sudah terima bantuan sesuai data 50 % saja sisa nya tidak sesuai KPM dan 8 KPM lagi tidak jelas. Paparnya
Masih terang sumber, sangat kami sayangkan dalam memekarkan Desa mulai persiapan dari tahun 2017 dan di penitip Oktober 2022, keluar dari niat awal masyrakat memekarkan diri dari desa induk Desa Rowerejo ingin jadi desa yang mandiri dan lebih sejahtera namun keinginan itu hanya angan-angan belaka Masyrakat Desa gerujugan. Tegasnya
” Semenjak desa persiapan sampai saat ini mulai dari Sekdes sampai RT yang menggerakkan roda pemerintahan Desa untuk membantu pejabat sementara (PJS) sangat tidak jelas dalam melaksanakan tupoksi nya”.
Intinya ada dua dugaan temuan kami
1. pengelolaan bantuan beras dari dinas sosial sebelum hari raya sebayak 260 sak tidak tepat sasaran ,tidak transparan,dan diduga di selewengkan
2. tidak jelas nya peruntukan pembagian dana desa dari desa induk sebesar Rp 402,681 763,
Dan ini sudah pernah di laporkan ke isfektorat th 14 Juli 2021 namun TDK jelas sampai saat ini (2023)
Kami selaku warga Gerujugan dalam hal ini kami mohon kepada bapak PJ dan Camat Negrikaton untuk mengganti Aparatur Desa yang selama ini kami nilai tidak bisa bekerja dengan baik dan kemudian untuk KPM yang belum terima bantuan beras yang sesuai data tolong di distribusikan dan yang baru terima satu kali juga di berikan lagi, Harapnya
Untuk keakuratan informasi pewarta menelusuri ke Kadus Dusun III Satimin di kediamannya,” bapa lagi gak ada lagi keluar lagi ngambil rumput, ucap anaknya, dilanjut pewarta melakukan konfirmasi pada Kadus Dusun III Satimin di nomor telpon pribadinya menjelaska, urusan beras kemaren sudah beres kami suda rembuk Pekon dan untuk yang 8 sak itu sudah saya belikan dan sudah saa ganti.” Kilahnya
Lanjud Satimin intinya semua sudah selesai kalau soal yang tidak sesuai namanya silahka konfirmasi langsung denga Sekdes dan kasi Pemerintahan karna saya masih mau kumpulan.” Tutupnya. ( RED)





