Proyek Pencegahan Bencana Sungai Way Ratai Diduga Amburadul Hingga Gunakan Batu Sungai

Zonarepublik.com, Pesawaran – Pekerjaan proyek pencegahan bencana sungai way ratai di dusun bunut tengah desa Bunut Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, proyek yang sedang berlangsung dikerjakan tersebut menuai kritik padas dari warga menduga dikerjakan asal-asalan, serta kurang-nya pengawasan dari pihak pengawas baik dari konsultan maupun pihak dinas terkait. ( Kamis/12/06/2025 )

Bacaan Lainnya

Dari pantauan team media di lapangan yang turun langsung bersama warga masyarakat sekitar nampak terlihat matrial yang digunakan seperti batu gelondongan menggunakan batu di lingkungan sekitar sungai.

 

Rumli warga masyarakat desa way urang didampingi Roni,Iskandar,Ikbal khomsi dan Mahmudin Ketua PWRI Pesawaran dirinya mengatakan,  Saya selaku masyarakat yang menggunakan pasilitas air kali way ratai ini, sangat kecewa dengan pekerjaan yang ada di dusun bunut tengah desa bunut kecamatan way ratai, karna pekerjaan nya sangat jauh dari kata sempurna, baik dari matrial serta mandor dan konsultan nya tidak pernah hadir, bagaimana mau maksimal sedangkan mandor nya jarang hadir disini. Jelas Rumli

Selain itu, proyek ini menggunakan bahan batu untuk matrial menggunakan batu di lingkungan sekitar sungai ini, seharusnya mereka gunakan matrial dari tempat lain dengan cara membeli bukan merusak lingkungan yang ada di sekitar sungai ini, apabila setelah pekerjaan ini selesai tidak sesuai maka kami sebagai masyarakat akan mengambil langkah hingga pelaporan kepada pihak aparat penegak hukum. tegas Rumli

 

Rumli menambahkan, adukan untuk lapisan dasar bercampur tanah untuk kwalitas semen yang menggunakan merk merah putih benarkah spesifikasinya demikian, adanya dugaan pengurangan volume dan kami menduga pekerjaan ini tidak mengikuti desain gambar yang dibuat oleh konsultan Perencanaan. Pungkas Rumli

 

Hingga berita ini diterbitkan tidak ada perwakilan dari pihak kontraktor maupun konsultan yang dapat dimintai keterangan karna tidak ada di tempat

By : Edi Wijaya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *