Zonarepublik.com, Pringsewu- Puluhan pemuda dan warga Pekon Wonosari, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, sangat mengeluhkan terkait pembangunan yang menggunakan anggaran Dana Desa ( DD ) yang mana terkesan asal jadi, pasalnya Kerjaan Tahun 2023 bulan Desember kemarin Talut Penahan Tanah ( TPT ) sudah ambruk. 13 September 2024
Salah satu perwakilan masyarakat yang minta tidak di sebutkan nama nya menjelaskan pada media zonarepublik.com, bukan kami menghilangkan kinerja Kepala Pekon Wonosari Rusmianto, pasal nya setiap pembangunan dari tahun ke tahun yang menggunakan anggaran Dana Desa ( DD ) terkesan asal jadi demi mendapatkan keuntungan besar dalam setiap pembangunan. Ketus nya
Lanjut sumber kalau ada keseriusan Kepala Pekon Wonosari Rusmianto, dalam membangun Pekon tidak akan terjadi bangunan TPT ambruk yang mana baru hitungan 1 sampai 2 bulan sudah ambruk dan hal seperti ini bukan kali ini saja baik untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang syarat bermasalah.
Masih keterangan sumber, sekarang kita kaji saja TPT ini kan rusak dan bangunan nya patah yang mana di akibatkan gesernya pondasi dari tempat awal nya, bila memang bangunan mengikuti aturan yang ada, misal nya di gali dengan kedalaman 20 cm hingga 30 cm mengingat bangunan di areal persawahan yang rentan akan bergeser nya tanah. harap nya
Kami berharap pada instansi terkait baik dari pendamping Pekon (Desa), team monitoring kecamatan yang di bawah pengawasan Camat hingga Inspektorat Kabupaten Pringsewu agar serius dalam menjalankan tugasnya dalam mengawasi setiap kegiatan yang bersumber dari anggaran Dana Desa sehingga baik pembangunan dan pemberdayaan biasa bertahan lama dan bisa sangat di rasa bermanfaat untuk masyarakat. tegas sumber
Untuk mendapatkan penjelasan terkait bangunan ini Pewarta media zonarepublik menghubungi kepala dusun dua ( 2 ) Rijal di nomor pribadinya melalui pesan watsap nya walau dalam keadaan aktif dan di baca tidak memberikan jawaban, pewarta melanjutkan kordinasi dan konfirmasi pada Kepala Pekon Wonosari Rusmianto melalui sambungan pesan watsap nya menjelaskan,” Kena alam, nanti kan di benahi “, singkat nya





