Zonarepublik.com, Tanggamus, – Puluhan masyarakat Pekon Air Abang Agus Tri yoko, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, Provinsi lampung, menduga keras lakukan Korupsi Dana Desa ( DD) Tahun 2022 hingga puluhan juta. Kamis 1 Juni 2023.
Berdasarkan Informasi yang didapat dari laporan masyarakat dan pencocokan data pelaporan Pekon Pewarta melakukan investigasi kelapangan untuk mendapatkan informasi dan keterangan pada pengelola bantuan dan Kepala Pekon
Untuk diketahui Pekon Air Abang pada Tahun 2022 menganggarkan dan merealisasikan Dalam kegiatan pada tahap ke Dua ( 2 ) Pengelolaan Lingkungan Hidup Desa
Terselenggaranya Pengelolaan Lingkungan Hidup Desa Lainnya (Belanja Bantuan Bibit Tanaman/Hewan/Ikan) Rp 42.940.000
Pada Tahun yang Sama Tahap Tiga ( 3 ) menganggarkan lagi dalam bidang yang sama untuk Pengelolaan Lingkungan Hidup Desa
Terselenggaranya Pengelolaan Lingkungan Hidup Desa Lainnya (Belanja Bantuan Bibit Tanaman/Hewan/Ikan) Rp 88.940.000
Masyarakat yang meminta namanya tidak di sebutkan menjelaskan pada pewarta media ini,” ya memang ada untuk peternakan kambing di pekon kami terkait anggara nya kami gak tau, kalau yang ngurus kambing Sumanto berapa jumlah nya juga gak tau karna memang masyarakat tidak di libatkan
Lanjud sumber kalau mendengar anggaran yang di sebutkan tadi sangat tidak masuk akal dengan realisasi, coba langsung temui saja pengurus kambingnya biar jelas, bila memang di temuka kejanggalan dalam anggaran kami masarakat sangat menginginkan ada nya pihak terkait (APH) untuk datang ke Pekon Air Abang, kecamatan Ulu Belu untuk kroscek ulang atas anggaran yang sangat selisih jauh
Untuk keakuratan informasi pewarta media zonarepublik.com menemui RT Sarimin Dan Sumanto selaku pengurus kambing dalam penjelasannya,” benar adanya bantuan anggaran untuk bibit kambing sebanyak 20 ekor dengan total harga pembelian Rp. 16.000.000, itu juga kambing akan semua. singkatnya
Pewarta melanjutkan menggali informasi dan kebenaran dengan mendatangi kediaman kakon Agus Triyoko untuk dikonfirmasi,” ya kami menganggarkan untuk peternakan bibit kambing sebayak 23 ekor yang dibeli denga cara borongan dari masyarakat setempat dengan harga Rp.16.000.000. singkatnya
Pewarta :Neki





