Zonarepublik.com, Tanggamus – Semakin mendapatkan perhatian dan perbincangan di kalangan masyarakat Pekon Sidoharjo Kecamatan Kelumbayan barat, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung dalam dugaan penyimpangan penggunaan anggaran Dana Desa oleh kepala pekon Sidoharjo Sumarin yang mengakibatkan negara rugi ditaksir mencapai ratusan juta. Senin 15 April 2024
Setelah mendapatkan tanggapan kepala Pekon Sidoharjo Sumarin kali ini team telusur media zonarepublik.com melanjutkan penelusuran berjenjang dengan menghubungi ketua Badan Himpunan Pekon ( BHP ) Sidoharjo Hilmi menjelaskan melalui telpon Whatsap di nomor pribadinya menjelaskan, langsung naik aja ke pekon ketemu dengan kakon ajak ngobrol tanya soal itu. Terang nya
Lanjud Hilmi, Tapi memang mungkin untuk anggaran TPA lebih dari 159 tapi memang pas waktu itu setau saya pernah mengadakan rapat perubahan anggaran, langsung kordinasi aja dengan kakon karena kami juga gak bakalan asal-asalan tanda tangan, terkait bibit pinang waktu itu di lakukan penyemayan di tahun 2023 jadi setelah mencapai umur yang cukup untuk bisa di tanam baru di bagikan, jadi pekon bukan mengadakan bibit jadi siap tanam tapi penyemayan bibit pinang setau kami waktu itu untuk dana kalau gak salah sekitar Rp 30 jutaan apa Rp 70 jutaan. Kilahnya
Untuk sup bidang pembayaran tenaga kebersihan saya yakin itu ada ya tau lah aturan cara main dana desa tidak mungkin di realisasikan kalau gak ada musyawarah dan laporan ke inspektorat juga kalau gak jelas gak mungkin di ACC kan. Kembali mengelak ketua BHP Sidoharjo
Terkait tugas BHP yang di sampai kan tadi masak BHP gak tau pembangunan atau realisasi dana desa salah satu nya kami BHP tidak asal tandatangan dalam laporan, bahkan laporan yang kami terima sebelum kami tandatangani kami pelajari dulu sampai 3 hari bahkan sampai 1 Minggu, kalau terjadi nya pemberitaan seperti ini mungkin apakah di modip ulang oleh mereka, karena kita penandatanganan sudah kita lakukan sesuai aturan gitu aja inti nya. Tutup ketua BHP Sidoharjo
Setelah mendapatkan informasi dari ketua BHP Pekon Sidoharjo team telusur media ini berupaya kordinasi dan meminta tanggapan Camat Kelumbayan Barat Mahidin melalui voice note menjelaskan, saya belum bisa memberi tanggapan karena saya belum turun ke lapangan, saya kan camat baru saya mesti kordinasi dengan kasi pembangunan, sekcam nanti salah omong ancur pula kan gitu. Singkatnya
Di beritakan sebelum nya dengan link berita:
1. https://zonarepublik.com/kakon-sidoharjo-sumarin-diduga-korupsi-dana-desa-hingga-ratusan-juta/
2. https://zonarepublik.com/masyarakat-pekon-sidoharjo-segera-lengkapi-berkas-pelaporan-ke-inspektorat-tanggamus/





