Zonarepublik.com. Pesisir Barat Lampung. Puluhan masyarakat , Pekon Padang Dalam, Kecamatan
Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat, Propinsi Lampung, menduga dalam pengelolaan anggaran Dana Desa (DD) di tahun anggaran 2019, 2020, 2021 Hingga 2022 yang di jabat Kepala Pekon Sarmada memunculkan isu tak sedap di kalangan masyarakat Pekon. Selasa 02 Mei 2023
Semua terungkap Ketika Awak media zonarepublik.com mengumpulkan keterangan dari masyarakat berdasarkan pencocokan data di Pekon Padang Dalam Terdapat beberapa kegiatan dalam penyaluran Dana Desa (DD) Diduga di Mar’up Hingga Ratusan juta oleh Pratin Sarmada ungkap beberapa masyarakat Pekon Padang Dalam kepada awak media ini.
Untuk di ketahui Tahun 2019 Pratin Pekon Padang Dalam Sarmada menganggarkan beberapa Aitem kegiatan pada Tahap 1 menganggarkan dalam Realisasi Penyaluran pembangunan Jambanisasi Pekon Padang Dalam
Rp. 127.879.400 dan Tahap 2 kembali menganggarkan dalam realisasi pembangunan Jambanisasi Pekon Padang Dalam Rp. 169.588.800, Dengan Total Rp. 297.468,200
Untuk di ketahui Tahun 2020 Pekon Padang Dalam Sarmada menganggarkan beberapa Aitem kegiatan pada Tahap 1 menganggarkan dalam Realisasi Penyaluran festival kesenian pekon Padang Dalam Rp. 22.612.000 dan Tahap 3 kembali menganggarkan dalam festival kesenian pekon Padang Dalam sebesar Rp. 28.919.000 dengan total Rp. 51.531,000
Sedangkan pada Tahap 2 menganggarkan dalam Realisasi Penyaluran untuk kegiatan pemeliharaan Gedung Pekon Padang Dalam sebesar Rp. 546.953.300 dan
Tahap 3 kembali menganggarkan dalam Realisasi Penyaluran kegiatan pemeliharaan Gedung Pekon Padang Dalam Rp. 687.349.500 Dengan Total Rp. 1.234,302,800
Untuk di ketahui Tahun 2021 Pekon Padang Dalam Sarmada menganggarkan beberapa Aitem kegiatan pada Tahap 1 menganggarkan dalam Realisasi Penyaluran Pemeliharaan Gedung Pekon Padang Dalam Rp. 27.282.600
Sedangkan di Tahap 2 menganggarkan dalam Realisasi Penyaluran Peningkatan Fasilitas Jamban pekon Padang Dalam Rp. 147.040.500 dan Tahap 3 kembali menganggarkan Peningkatan Fasilitas Jamban pekon Padang Dalam
Rp. 213.070.400 Dengan Total Rp. 360.110,900
Tahap 2 juga menganggarkan dalam kegiatan Festival Kesenian Pekon Padang Dalam Sebesar Rp. 31.810.480 dan Tahap 3 kembali di anggarkan untuk Festival Kesenian Pekon Padang Dalam sebesar Rp. 37.545.480 Dengan Total Rp. 69.355,960
Untuk di ketahui Tahun 2022 Pekon Padang Dalam Sarmada menganggarkan beberapa Aitem kegiatan pada Tahap 1 menganggarkan dalam Realisasi Penyaluran Pemeliharaan Gedung/Prasarana Kantor Pekon Padang Dalam sebesar Rp.48.374.450 dan Tahap 2 kembali menganggarkan dalam Realisasi Penyaluran Pemeliharaan Gedung/Prasarana Kantor Pekon Padang Dalam Rp. 50.474.450 Dengan Total Rp. 98.848,900
Masyarakat yang meminta namanya untuk tidak di sebutkan dalam pemberitaan mengungkapkan.” Untuk Festival Kesenian di Pekon Padang Dalam sepengingatan saya tidak pernah terselenggara karna masa pandemi covid-19 sedang melanda, jadi tidak di perbolehkan Presiden hingga Bupati melakukan kegiatan yang bakal mengakibatkan keramayan.
Lanjud sumber, Untuk pembangunan Balai pekon memang ada, waktu itu kalau tidak salah dari tanah tempat di bangun Balai Pekon Padang Dalam memang beli kayak nya, tapi kalau bisa menghabiskan anggaran keseluruhan Rp 1.360,434,300 ( satu milyar tiga ratus enam puluh juta empat ratus tiga puluh empat juta tiga ratus ribu rupiah ) sangat tidak masuk akal kalau di liat dari bangunan nya.”Tegasnya
Masih keterangan sumber, bangunan Balai Pekon Padang Dalam itu seperti bangunan rumah jadi sangat tidak masuk akal menghabiskan anggaran pantastis, belum lagi untuk bangunan jambanisasi juga memang ada di bangunkan perumah oleh Pratin Sarmada waktu itu, tapi bila menghabiskan anggaran sebesar Rp 657.579,100 juga sangat tidak masuk akal karna.
Sekarang gini aja seumpama nya satu rumah di bangunkan jambanisasi dengan anggaran menghabiskan Rp 5.000,000 saja, berarti kalau di anggarkan sebesa Rp 657.579,100 mesti nya harus ada 131 jambanisasi di pekon Padang Dalam ini, ya kita hitung aja keseluruhan rumah masyarakat Padang dalam ini ada berapa.” Sesalnya
Jadi kami selaku masyarakat meminta pada instansi terkait yang sudah di tugaskan negara untuk mengawasi dalam pembangunan yang menggunakan anggaran Dana Desa ( DD ) agar bisa serius dalam melakukan tugasnya karnakan sudah di gajih oleh negara, jadi kami berharap bisa serius mengawasinya demi untuk kemajuan pekon dan kesejahteraan masyarakat.” Pungkasnya
Untuk keakuratan informasi media ini meminta tanggapan Pratin Padang Dalam sarmada melalui pesan Watsap nya menjelaskan,” Maaf berita ini Tidak ada yang benar dan Mohon kasih tau siapa atas nama masyaratnya kalau memang ada.” Singkatnya





