Zonarepublik.com, Tanggamus – Beberapa masyarakat Pekon Pungkut Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung mengeluhkan pembangunan desa yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan dan anggaran Dana Desa ( DD ) yang di realisasikan. 7 Mei 2023
Untuk diketahui Kepala Pekon Pungkut Sugeng Apriadi Pada Tahun 2021 Tahap 2 menganggarkan dalam Realisasi Penyaluran Pengadaan Ambulance Pekon sebesar Rp 165.000.000 dan di tahun yang sama di Tahap ke 3 kembali menganggarka dan Realisasi Penyaluran Pengadaan Ambulance Pekon Rp 171.600.000 dengan total anggaran ambulance sebesar Rp.336.600,000
Pada Tahun 2022 Kepala Pekon Pungkut Sugeng Apriadi menganggarkan pada Tahap 1 dalam kegiatan dan realisasi Penyaluran Pembangunan Jalan Usaha Tani (Pembangunan Gorong-Gorong Plat 1x 2.5 M) Rp 10.973.000, Pembangunan Jalan Usaha Tani (Pembangunan TPT 130 M)
Rp 38.521.000, Pembangunan Jalan Usaha Tani Pembangunan TPT 175 M
Rp 52.554.000, Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani (Pembukaan Jalan) Rp 35.280.000, Rambu Jalan (Pengadaan Lampu Jalan 5 Unit) Rp 35.000.000
Bila di lihat dari anggaran yang direncanakan dan di laporkan Pekon Pungkut melalui Aplikasi OMSPAN Kemenkeu dalam tahun 2022 dalam kegiatan dan pelaksanaan anggaran Tahap 1, Tahap 2 dan Tahap Tiga tercantum sama persis dalam anggaran kegiatan jalan usaha tani
Masyarakat yang minta tidak di sebutkan namanya menjelaskan ke pewarta media ini, ya di liat aja sendiri bg seperti apa bangunan nya dan di cocokkan dengan anggaran yang sudah di anggarkan oleh pemerintahan Pekon, kami bisa ngomong seperti ini karna kan bangunan nya keliatan seperti asal dan dan kwalitas kami ragukan.” Ungkapnya
Lanjud sumber Masyarakat juga banyak yang mengeluhkan dalam kepemimpinan Kepala Pekon Pungkut Sugeng Apriadi dalam janji – janji politik dalam pencalonan nya untuk menjadikan Pekon menjadi lebih maju lagi. Tegasnya
Masih sumber dan beberapa masyarakat Pungkut untuk adanya pengawasan secara berkala dari pihak terkait untuk mengawasi program pembangunan yang di ajukan pihak pemerintahan Pekon supaya dalam merealisasikan semua yang di rencanakan bisa tepat sasaran. Harapnya
Dilanjut pewarta meminta konfirmasi dari Ketua RT Sindang Pelai beliau menjelaskan memang ada pembangunan tetapi beliau kurang mengetahui tentang anggaran karena kurang nya koordinasi dari Kepala Pekon ke Kadus dan RT nya, Ketika ditanya tentang anggaran rehabilitasi /peningkatan/Pengerasan jalan usaha Tani (pembukaan jalan) Rp. 35.280.000 untuk realisasi anggaran tersebut tidak ada.
Untuk keakuratan informasi pewarta berusaha menghubungi Kepala Pekon Pungkut Sugeng Apriadi melalu sambungan telepon nya menjelaskan
Untuk Tahap 2 itu ya betul dari Dana Desa untuk DP ke dealer nya dan untuk dana Taha 3 itu dari dana kabupaten di sebutnya dana sering bantuan itu untuk pelunasan di Tahap 3. Paparnya
Lanjud kepala Pekon Pungkut Sugeng untuk merek mobil sendiri Suzuki APV, untuk dari Dana Desa ( DD ) sebesar Rp.165.000,000 dan Rp 40.000,000 juta dari Kabupaten. Tutupnya
Bila di total kan anggaran dari Dana Desa Tahap 2 dan Tahap 3 dan dana sering dari kabupaten untuk pengadaan mobil ambulance di pekon Pungkut sebesar Rp. 376.600,000. ( Neki )





