zonarepublik.com, Tanggamus,- beberapa walimurid SD NEGERI 1 BANJARNEGERI, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung mempertanyaka dalam realisasi anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) yang mana dalam penggunaan nya diduga kuat di manipulasi oleh Kepala Sekolah Misyanti. 28 Mei 2023
Walimurid yang minta namanya tidak di sebutkan menjelaskan pada pewarta media ini,” kami gak tau kalau sekolahan ada bantuan uang dari pemerintah karna selama ini gak perna dalam rapat menjelaskan terkait itu, ya memang sering rapat tapi bukan nya membahas penggunaan anggaran melainkan meminta iyuran selama beberapa kali rapat
Untuk di ketahui SD NEGERI 1 BANJARNEGERI mendapat
Anggaran Dana BOS Tahun 2020 Tahap 1 Rp 46.710.000
Jumlah Siswa Penerima 173
• pengembangan perpustakaan
Rp 21.388.500
• kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 8.400.000
• kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 2.249.000
• administrasi kegiatan sekolah
Rp 12.172.500
• langganan daya dan jasa
Rp 2.500.000
Total Dana Rp 46.710.000
Anggaran Dana BOS Tahun 2020 Tahap 2 Rp 62.280.000
Jumlah Siswa Penerima 173
• penerimaan Peserta Didik baru
Rp 1.000.000
• pengembangan perpustakaan
Rp 9.700.000
• administrasi kegiatan sekolah
Rp 35.575.800
Total Dana Rp 46.275.800
Anggaran Dana BOS Tahun 2020 Tahap 3 Rp 44.550.000
Jumlah Siswa Penerima 165
• pengembangan perpustakaan
Rp 22.051.100
• administrasi kegiatan sekolah
Rp 23.763.100
• pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 14.740.000
Total Dana Rp 60.554.200
Anggaran Dana BOS Tahun 2021 Tahap 1 Rp 44.550.000
Jumlah Siswa Penerima 165
• kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 2.460.000
• administrasi kegiatan sekolah
Rp 34.032.000
• langganan daya dan jasa
Rp 2.208.000
• pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 5.850.000
Total Dana Rp 44.550.000
Anggaran Dana BOS Tahun 2022 Tahap 1 Rp 41.310.000
Jumlah Siswa Penerima 153
• pengembangan perpustakaan
Rp 1.260.000
• kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 7.454.000
• administrasi kegiatan sekolah
Rp 18.523.200
• langganan daya dan jasa
Rp 1.550.600
• pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 3.600.000
• pembayaran honor
Rp 8.800.000
Total Dana Rp 41.187.800
Anggaran Dana BOS Tahun 2022 Tahap 2 Rp 53.015.144
Jumlah Siswa Penerima 153
• pengembangan perpustakaan
Rp 15.014.400
• kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 500.000
• kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 2.624.000
• administrasi kegiatan sekolah
Rp 9.183.200
• langganan daya dan jasa
Rp 2.656.229
• pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 13.300.000
• pembayaran honor Rp 8.800.000
Total Dana Rp 52.940.829
Anggaran Dana BOS Tahun 2022 Tahap 3 Rp 41.310.000
Jumlah Siswa Penerima 153
• pengembangan perpustakaan
Rp 300.000
• kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 10.282.000
• administrasi kegiatan sekolah
Rp 11.278.700
• pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 528.000
• langganan daya dan jasa
Rp 2.114.759
• pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 8.189.500
• pembayaran honor Rp 8.800.000
Total Dana Rp 41.492.959
Lanjud sumber, kami duga sangat Janggal dalam penggunaan anggaran dana BOS karna dari tahun 2020 sampai 2022 Indonesia masih di Landa pandemi covid-19 yang mana Presiden melalui kementeria pendidikan mengeluarka himbawan sekolah di liburkan dan melakukan sistem belajar mengajar secara Daring
Masih ungkap sumber jadi kalau libur, di larikan kemana anggaran dana BOS nya? belum lagi untuk anggaran perpustakaan untuk buku dari dulu ga ada yang baru, jangan kan buku meja korsi aja kalau wali murid rapat sudah sangat memprihatinkan.” Terang nya
” Kuat dugaan kami anggaran Dana BOS di korupsi kepada sekolah dalam pelapora pertanggung jawaban di maipulai oleh kepsek nya ”
Jangan kan dana BOS pak, contoh nya saja waktu pagar sekolah roboh aja kepala sekolah mengundang wali murid untuk rapat untuk meminta sumbangan dari wali murid yang mana per siswa nya di kenakan iyuran sebesar Rp. 60.000 seluruh siswa dan siswi yang ada di SDN 1 Banjar NEGERI, bukan hanya itu saja kemaren untuk kelas enam ( VI ) untuk perpisahan kenang-kenagan Siswa nya di tarik iyuran Rp 50.000 untuk beli lemari buku. Tegas sumber
Untuk keakuratan informasi pewarta media ini menghubungi kepala sekolah SDN 1 Banjar NEGERI Misyanti melalui sambungan pesan Watsap nya menjelaskan,”. maaf ya bang, tahun 2020 bulan 3 SK saya baru turun di SDN 1 Banjar negeri, gak mungkin saya ngambil ( berbuat pungli . Kilahnya
Lanjud Misyanti, waktu itu kita masih pandemi covid-19 jadi belajar secara daring dan untuk jumlah siswanya cuma 163, Maaf bang kalau mau di tayangkan karena saya tidak melakukan hal itu maaf seklai maaf, karna Saya bulan Juli besok sudah pensiun, Maaf ya sekali lagi jangan ibu di beritakan.” pintanya





